SMA Negeri 1 Bangkalan adalah sebuah SMA yang
terkenal sebagai SMA yang penuh dengan anak-anak pintar, disiplin, dan
berprestasi. Namun tidak dengan keenam anak ini, Jean, Lucy, Noah, Peter, Jason, dan Kevin, mereka adalah anak-anak bodoh,
bermasalah, dan pembuat onar.
Suatu hari,
kepala sekolah mengkhawatirkan keenam anak ini, kalau-kalau mereka tidak akan
lulus dan tidak akan diterima oleh perguruan tinggi terkenal di indonesia. Oleh
karena itu, Pak Robert memberikan bantuan untuk menjadi guru pembimbing dan
penanggung jawab mereka berenam.
![]() |
Cover belakang |
Keesokan
harinya, keenam anak itu dipanggil keluar kelas oleh Pak Robert selaku guru
pembimbing mereka. Dengan perasaan yang bingung, mereka pergi meniggalkan kelas
untuk menemui Pak Robert. Saat menemui mereka, Pak Robert mengutarakan maksud
dan tujuan dia memanggil mereka, yang tak lain untuk mengajari mereka agar
lulus dengan nilai yang tinggi. Awalnya mereka menolak mentah-mentah perkataan
pak robert yang akan mengajari mereka. Namun, dengan alasan perjuangan orang
tua mereka untuk menyekolahkan mereka, akhirnya mereka mau diajari oleh Pak
Robert, dengan bantuan Bu Emma, Bu Alice, dan Bu Grace.
Nilai
hasil ujian sekolah mereka berenam telah berada ditangan kepala sekolah.
Sebelum membagikan nilai mereka, kepala sekolah mengucapkan rasa terima
kasihnya atas perjuangan mereka selama ini dan mengucapkan rasa syukurnya
karena keenam anak ini telah lulus dengan nilai yang memuaskan. Mendengar hal
itu, keenam anak tersebut bersorak-sorai senang. Dengan begini, tugas keempat guru
pembimbing telah selesai, dan keenam anak itu tidak menjadikan usaha guru
mereka tidak sia-sia, serta keenam anak itu bisa melanjutkan ke perguruan
tinggi terkenal di indonesia.